4 Gejala Herpes Zoster Telinga

Gejala Herpes Telinga
4 Gejala Herpes Zoster Telinga – Herpes zoster adalah infeksi yang disebabkan oleh virus herpes zoster, yang juga menyebabkan cacar air. Herpes ini terjadi pada orang yang pernah terkena cacar air dan virus yang berada dalam saraf aktif kembali di kemudian hari. Herpes zoster menyebabkan ruam yang menyakitkan pada satu bagian tubuh Anda dan dapat mempengaruhi telinga Anda. Virus menginfeksi saraf wajah (saraf ketujuh) yang memasok otot wajah. Kondisi ini juga disebut sindrom Ramsay Hunt. Hal ini akan mengakibatkan ruam di sekitar telinga Anda dan kelumpuhan wajah. Read more…

Be the first to comment - What do you think?
Posted by Admin - June 17, 2016 at 3:12 am

Categories: Tips   Tags:

3 Makanan Untuk Mencegah dan Mengobati Herpes

3 makanan untuk mencegah dan mengobati herpes

Bisakah makan makanan tertentu Membantu Menyembuhkan & Mencegah Wabah Herpes?

Pada artikel “4 Gejala Herpes Zoster Telinga” telah dijelaskan bahwa herpes adalah nama umum untuk infeksi yang disebabkan oleh salah satu dari dua jenis virus herpes simpleks. Herpes mulut, juga dikenal sebagai cold sore, mempengaruhi wajah, sementara herpes genital melibatkan alat kelamin, bokong atau dubur. Tidak ada obat untuk herpes, dan beberapa orang sering mengalaminya. Pemicu wabah herpes diantaranya adalah stres, sinar matahari dan diet. Makan makanan tertentu dapat membantu menyembuhkan dan mencegah wabah herpes.

Read more…

Be the first to comment - What do you think?
Posted by Admin - June 17, 2016 at 2:57 am

Categories: Tips   Tags:

Pelaksanaan Inseminasi Buatan

Pelaksanaan inseminasi buatan atau kawin suntik terdiri dari tiga tahap, yaitu:

  • penampungan semen,
  • pengenceran semen,

Untuk pelaksanaan Inseminasi Buatan, perlu dipersiapkan peralatan untuk menampung semen dan alat suntik serta bahan pengencer semen. Alat penampung semen yang paling baik dan praktis berupa tabung reaksi. Bahan mudah diperoleh di toko-toko alat-alat laboratorium atau apotek. Selain itu, dapat juga menggunakan gelas kecil. Hindari penggunaan wadah yang besar karena menyulitkan saat memindahkan semen ke alat suntik mengingat produksi semen ayam sangat sedikit, sekitar 0,3—1,0 ml setiap penampungan.

Alat suntik untuk inseminasi berupa alat suntik ayam (spuit) yang mudah diperoleh di toko peralatan laboratorium, apotek, atau poultry shop. Hanya saja, perlu dilakukan penggantian jarum dengan selang kecil, sedikit lebih kecil daripada sedotan minuman. Alat tersebut memudahkan dalam pemasukan semen ke dalam alat kelamin ayam betina.

Penampungan semen

Penampungan semen dilakukan oleh dua orang. Seorang memegang ayam jantan yang akan ditampung semennya dan seorang lagi melakukan pengurutan untuk mengeluarkan semen dari alat kelamin ayam, sekaligus menampungnya.

Cara memegang ayam

  • Pegang ayam jantan dengan tangan kiri pada daerah sekitar paha. Kemudian, dekap ayam di antara ketiak dan badan pemegang dengan posisi tubuh ayam menghadap ke belakang dan ekor ayam ke arah depan.
  • Pegang ekor ayam dengan tangan kanan dan singkapkan ke arah atas sehingga bagian kloaka tampak jelas.
  1. Cara penampungan semen
  • Pegang ekor dengan tangan kiri dan tekan otot ekor ke arah atas sehingga kloaka tampak jelas. Letakkan ibu jari dan jari telunjuk tangan kiri pada posisi yang sesuai unruk memerah semen pada saat yang tepat.
  • Pegang tabung penampung dengan tangan kanan di antara jari tengah dan telunjuk. Dengan tangan kanan pula, lakukan pengurutan pada daerah ujung ekor, tepat di bawah tulang pubis dengan ibu jari dan jari telunjuk. Pengurutan dilakukan dengan cepat dan kontinu sampai pejantan memberikan respon dengan mengeluarkan papilae dari kloaka. Pada saat itu, ibu jari dan jari telunjuk tangan kiri dan kanan bekerja bersama memerah keluar semen sampai refleks ejakulasi menghilang.
  1. Cara pengenceran semen
  • Produksi semen setiap pemerahan dari seekor pejantan sekitar 0,3—1,0 ml. Untuk keperluan inseminasi, 0,05— 0,1 ml telah memberikan hasil yang baik. Oleh karena dosis sangat sedikit, untuk memudahkan inseminasi dilakukan pengenceran semen terlebih dahulu sehingga dosisnya dapat ditingkatkan untuk memudahkan pengukurannya.
  • Pengenceran dilakukan setelah semen ditampung. Bahan pengencer berupa larutan NaCl fisiologis atau aqua bidest. Hasil yang baik diperoleh pada pengenceran 1:1. Agar campuran merata, alat penampung digoyang, jangan menggunakan alat pengaduk karena akan merusak kualitas sperma.
  • Setelah diencerkan 1: 1 maka dosis semula 0,05— 0,10 ml menjadi 0,1— 0,2 ml. Dengan demikian, bila semen seekor pejantan yang ditampung 0,3—1,0 ml, cukup untuk inseminasi 5—10 betina.

Di udara terbuka, sperma ayam hidup dalam jangka waktu terbatas. Sebaiknya, semen digunakan sebelum lebih dari 30 menit setelah penampungan. Hasil yang baik diperoleh tidak lebih dari 15 menit setelah penampungan.

Di dalam alat kelamin betina, sperma mampu bertahan hidup sekitar 2-3 minggu. Semakin lama, kemampuan membuahi sel betina (ovum) semakin menurun. Hasil pembuahan yang baik (daya tunas) diperoleh sampai satu minggu setelah inseminasi. Oleh karena itu, inseminasi dapat dilakukan satu minggu sekali pada setiap betina. Namun, bila dosis yang digunakan rendah, sebaiknya inseminasi dilakukan dua kali setiap minggu.

Penampungan semen dari seekor pejantan dapat dilakukan setiap hari. Untuk menjaga kualitas sperma tetap baik pada setiap pemerahan, berikan pakan sesuai kebutuhan, baik kuantitas maupun kualitasnya. Oleh karenanya, dalam satu minggu, seekor pejantan menghasilkan semen untuk inseminasi 35-70 betina. Dengan inseminasi buatan, hanya diperlukan sedikit pejantan untuk menghasilkan telur tetas untuk produksi bibit anak ayam.

Be the first to comment - What do you think?
Posted by Admin - May 21, 2016 at 6:36 am

Categories: Tips   Tags:

Perkawinan Buatan Atau Inseminasi Buatan

Perkawinan Buatan Atau Inseminasi Buatan

Di dalam dunia peternakan proses perkembang biakan memang selalu di utamakan khususnya pada ternak unggas (ayam) semakin banyak unggas yang berkembang biak semakin besar pula pendapatan yang di terima oleh para peternak. Perkawinan Ayam Secara Alami memang di butuhkan tetapi bagi para produsen besar cara ini kurang efektif maka dari itu para produsen besar sering menggunakan metode Perkawinnan Buatan yang dapat meningkatkan pendapatan mereka.

Kawin buatan yaitu perkawinan antara unggas betina dan jantan dengan bantuan manusia dan menggunakan alat. Alat inseminasi disebut insemination gun. Kegiatan inseminasi meliputi penampungan semen dari pejantan dan penetrasi semen pada organ reproduksi betina.

namun perkawinan buatan pun mempunyai kekurangan dan kelebihan tersendiri berikut ini kami akan memberikan unformasi mengenai kelebihan dan kekurangan jika peternak menggunakan metode Inseminasi buatan atau perkawinnan buatan berikut adalah :

Baca juga artikel menarik lainnya tentang : Cara Memasukkan Telur Yang Benar Ke Dalam Mesin Penetas Telur

Keuntungan

  • Fertilitas telur tinggi.
  • Seleksi lebih mudah dilakukan karena recording individu dapat dilakukan dengan mudah sehingga sangat sesuai digunakan untuk peningkatan mutu generik ternak.
  • Tidak butuh pejantan banyak sehingga lebih ekonomis.
  • Menghindari tertularnya penyakit akibat kontak langsung.
  • Memungkinkan dilakukan kawin silang (secara alami sulit dilakukan).

Kerugian
Kerugian atau kelemahan inseminasi buatan hampir tidak ada, hanya saja diperlukan pengetahuan dan keterampilan inseminator. Hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut.

  • Perlu tenaga kerja tambahan untuk pelaksanaan penampungan semen dan inseminasi. Hal itu bukan merupakan kendala serius karena asalkan pelaksanaannya diprogram dengan baik, tidak mengganggu pemeliharaan ayam secara keseluruhan.
  • Kualitas semen ayam cepat menurun pada kondisi alami di udara terbuka. Sampai saat ini, belum ada metode praktis untuk mengawetkan semen ayam seperti yang biasa dilakukan pada semen ternak besar. Oleh karena itu, inseminasi tidak dapat ditunda-tunda harus segera dilaksanakan setelah semen ditampung.

Sedikit tips untuk mendapatkan keturunnan yang bagus. bibit merupakan faktor terpenting unutuk mendapatkan keturunan yang bagus semakin bagus indukan semakin baik juga hasil yang di dapat maka dari itu sebelum melakukan perkawinan buatan cari lah induk yang baik.

Be the first to comment - What do you think?
Posted by Admin - May 21, 2016 at 4:42 am

Categories: Peternakan   Tags:

Perkawinan Ayam Secara Alami

Perkawinan Ayam Secara Alami

Kawin alam yaitu perkawinan antara unggas jantan dan betina secara alami tanpa bantuan manusia secara langsung biasanya dalam satu kandang terdapat 1 pejantan dan 5 betina ada kelebihan dan kekurangan jika para peternak melakukan pembudidayaan memakai cara ini berikut ini kelebihan dan kelemahan perkawinan secara alami yaitu :

Kebaikan

  • Tidak membutuhkan banyak curahan tenaga kerja.

Kelemahan

  • Fertilitas rendah.
  • Apabila tidak memperhatikan nisbah kelamin, terjadi perebutan pejantan maupun betina.
  • Suiit dilakukan seleksi karena potensi individual sulit diketahui.
  • Mudah terjadi penularan penyakit akibat kontak langsung.
  • Membutuhkan banyak   pejantan   sehingga   tidak ekonomis.

Ada tiga metode kawin alam, yaitu flock mating, penmating, dan stud mating.

a) Flock mating atau perkawinan kelompok, yaitu perkawinan antara sekelompok pejantan dengan sekelom-pok betina. Hal yang haus diperhatikan yaitu nisbah kelamin atau sex ratio (misalnya, nisbah kelamin jantan dan betina pada ayam tipe ringan l : 15—20; dwiguna 1: 10—15; tipe berat 1 : 8-12. Selain itu, juga perlu diperhatikan keseragaman umur, ukuran tubuh, dan persaingan antar pejantan.

b) Penmating, yaitu perkawinan antara satu pejantan dengan sekelompok betina. Fertilitas telur lebih rendah daripada flomating, yaitu sekitar 67%. Perilaku unggas jantan secara alami lebih suka pada satu betina pada tingkat sosial sedang/tidak dominan. Dampaknya, terjadi perebutan pejantan/persaingan antarbetina, suasana gaduh, dan banyak betina tidak terkawini sehingga fertilitas telur secara kumulatif rendah. Oleh karena itu, nisbah kelamin, umur, dan ukuran tubuh menjadi pertimbangan penting.

c) Stud mating, yaitu perkawinan antara satu pejantan dengan satu betina. Fertilitas telur tinggi, tetapi butuh pejantan dan curahan tenaga lebih banyak.

KUNJUNGI JUGA >> Seleksi Anak Ayam Yang Baru Menetas

Be the first to comment - What do you think?
Posted by Admin - May 21, 2016 at 4:00 am

Categories: Peternakan   Tags:

Next Page »